SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN CALON SISWA BARU BERKEBUTUHAN KHUSUS MENGGUNAKAN METODE FUZZY C-MEANS (STUDI KASUS: SLB NEGERI GIANYAR

Satya Tunggul Wijayanto, Luh Gede Surya Kartika, I Gede Harsemadi

Abstract


Abstrak

SLB Negeri Gianyar merupakan sekolah penyelenggara pendidikan anak berkebutuhan khusus untuk tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa mulai jenjang SDLB sampai SMALB. Banyaknya animo masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah ini, namun dalam pendaftaran untuk masuk sekolah ini dari tahun ke tahun yang terlalu banyak dibandingkan kondisi sekolah dengan keterbatasan guru dan ruang kelas serta fasilitasnya, maka diadakan pembatasan untuk penerimaan siswa yang akan diterima di sekolah ini. Dalam penerimaan calon siswa pada sekolah ini masih bersifat manual sehingga diperlukan sistem yang terkomputerisasi agar mampu meningkatkan akurasi dari keputusan akhir penerimaan calon siswa baru. Sistem pendukung keputusan menjadi suatu alternatif yang dipakai untuk mendukung penyeleksian calon siswa baru dengan menggunakan metode fuzzy c-means. Metode fuzzy c-means merupakan suatu teknik pengelompokan yang mana keberadaannya tiap titik data dalam suatu cluster ditentukan oleh derajat keanggotaan. Pada sistem pendukung keputusan ini menghasilkan keluaran berupa penglompokan siswa berdasarkan nilai yang dimasukan sesuai dengan kategori siswa (tuna grahita & tuna rungu) dan bobot yang ditentukan saat proses seleksi. Setiap anggota pada kelompok hasil seleksi dengan sistem pendukung keputusan dengan fuzzy c-means  dapat diuji validitas anggota kluster dengan silhouette coefficient.

 

Kata kunci: sistem pendukung keputusan, fuzzy c-means, silhouette coefficient, pengelompokkan siswa

 


References


AAMD (American Association of Mental Deficiency) dalam BP3PTKSM.

AAMR (America Association on Mental Retardation) dalam Special Education in Ontario Schools (p. 100).

Kusumadewi, Sri. Purnomo, Hari. 2010. Aplikasi Logika Fuzzy untuk Pendukung Keputusan. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Panitia Sertifikasi Guru. 2012. Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG). Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Surabaya.

Hasan. 2002. Pokok-pokok Materi Pengambilan Keputusan. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Astati. 2001. Persiapan Pekerjaan Penyandang Cacat Tunagrahita. CV Pendawa. Bandung.

Rochyadi, Endang. Alimin Zaenal. 2008. Perkembangan Pembelajaran Individual Bagi Anak Tunagrahita. Depdiknas. Jakarta.

Bintang Bangsaku. 2010. Implementasi Pendidikan Anak Tunarungu di Kelas. Bintang Bangsaku. Jakarta.

Direktorat Pendidikan Luar Biasa. 2004. Pedoman Pendidikan Terpadu / Alat Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus. Dirjen Dikdasmen Depdiknas. Jakarta.

Kirk, Samuel, A. Gallagher, James, J. 2011. Educating Exceptional Children. Houghton Mifflin Co. Boston.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.